Artotel Surabaya Pamer karya Horestes Vicha di Artspace loby

Pameran Seni Tunggal Mengusung Tema "Lost and Found"

0 115

Surabaya, ulashotel.com : Artotel Surabaya kembali menyelenggarakan pameran seni dengan menggandeng seniman lokal Horestes Vicha pameran yang diselenggarakan di Artspace loby hotel mulai 18 Mei sampai dengan 31 Mei 2019 dengan tema “Lost and Found” menampilkan karya seni visual yang merupakan realisasi simbolis dari berbagai tatanan kehidupan dalam pengalaman keseharian.

Vicha berpose di depan hasil karyanya yang di pamerkan di loby Artotel Surabaya.

Vicha seniman lokal yang lahir di Magelang merupakan lulusan dari Modern School Of Design menampilkan karyanya sebagai rangkaian kolase untuk menunjukan keragaman elemen-elemen yang disatukan melalui simbol-simbol ikon visual, simbol dan ikon diharapkan dapat memberikan efek imajinasi bagi pecinta seni dan bebas menafsirkan nya.

Vicha memilih objek dari barang-barang lama yang sudah tidak terpakai yang banyak memiliki kenangan, mencari objek gambar dari berbagai referensi lalu di kombinasikan dengan kondisi saat ini, proses nya di tulis dulu dalam sebuah sketsa dan tulisan baru setelah itu di aplikasikan dalam sebuah gambar untuk menjadikan nya sebuah seni.

Banyak orang yang mengartikan hasil karya saya dari berbagai sudut pandang yang berbeda, ada yang menyambungkan nya dengan isu-isu sosial saat ini ada juga yang lain, tapi saya tidak pernah terfikirkan bahwa karya-karya saya ada kaitannya dengan isu-isu sosial kondisi saat ini, saya hanya berpikir berkarya dan berkarya itu saja terang Vicha.

Pameran tunggal Horestes Vicha ini diprakarsai oleh Artotel Project Series (APS). Event yang fokus menyelenggarakan kegiatan seni seperti pameran, workshop seni hingga kegiatan musik yang mengusung lifestyle masa kini.

Eggy Rigata selaku Hotel Manager Artotel Surabaya mengatakan melalui program APS yang kami selenggarakan secara rutin oleh Artotel Group tentunya akan menjadi sebuah kesempatan bagi seniman lokal untuk menampilkan karya-karyanya dan dapat menyuarakan pendapat mereka tentang diri mereka sendiri, lingkungan dan bahkan perhatian mereka tentang kondisi Indonesia saat ini melalui karya mereka, kata Eggy pada rekan-rekan wartawan. @met

Leave A Reply

Your email address will not be published.