Batik Tulis Nuansa Alam dan Fauna karya Diah Gardenia Kolabarosi dengan Eko Tjandra Hadir di DePraLa Galeri Royal Singosari Cendana 

0 70

Surabaya,ulashotel.com : Diah Gardenia Perancang Batik Surabaya berkolaborasi dengan Eko Tjandra official, designer dari putri indonesia mengadakan pembukaan galeri DE.PRA.LA pada hari kamis, 06 Agustus 2020 di Royal Singosari Cendana.

Dalam nuansa bulan kemerdekaan kami mengadakan opening galeri batik yang sebenarnya sudah lama kami rencanakan dan tertunda akibat corona, DE.PRA.LA batik adalah bukti budaya dan moderenisasi bisa seiring sejalan dan Royal Singosari Cendana. 

Sangat bangga karena bisa turut ambil bagian dalam pembukaan galeri ini, yang mana galeri ini menyediakan dari kain, scarf, baju ready to wear hingga baju wedding, yang mana hotel kami juga tengah fokus untuk promosi wedding yang sesuai protokol keshatan sehingga kehadiran butik ini bisa menjawab kebutuhan customer kami juga” Kata Andhika Mahardiansyah Asst. Director of Sales.

Memadukan keindahan teknik melukis dan digital, Diah Gardenia dan Eko Tjandra berkolaborasi menyajikan koleksi batik yang trendy, ready to wear dan zero waste.

Rancangan Diah Gardenia sajikan motif burung cendrawasih.

Karya perancang busana batik kelahiran 5 Mei 1968 ini kian semarak dengan hadirnya warna-warna cerah. ”Mungkin banyak yang bilang kesannya seperti batik Jawa Timur-an karena warna-warni. Namun, sebenarnya saya nggak spesifik pada motif daerah tertentu,” begitu tegasnya.

Menurut Diah, warna-warna cerah yang disuguhkan pada karyanya itu dirasa cocok untuk menaikkan suasana hati masyarakat di masa pandemi. “Kalau dalam psikologi, warna bisa membuat mood seseorang jadi semakin baik. Jadi, orang yang melihat atau memakainya akan merasa lebih senang,” paparnya.

Diah menyatakan, lewat karyanya berupa burung cendrawasih itu dirinya ingin mengingatkan masyarakat mengenai sisi keindahan alam di Papua.

“Dalam ceritanya, cendrawasih ini kan dikenal sebagai burung yang diturunkan dari surga,” bebernya.

Salah satu hasil karya Diah Gardenia yang di tampilkan di royal singosari cendana hotel

Burung cendrawasih hidup di tengah hutan belukar yang gelap dan liar. Hal ini memiliki filosofi, ada sesuatu yang cantik dalam balutan yang gelap sekalipun.

“Pesan yang ingin disampaikan adalah ‘jangan melihat orang dari cover-nya saja’. Ternyata di dalam hutan tadi kan ada keindahan. Sama seperti menilai orang, kelihatannya nyebelin ternyata dia malah bisa bikin happy,” tutup Diah @med

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.