Kenaikan tiket pesawat dan biaya bagasi bikin okupansi Accor Hotels turun 10 persen

0 41

Surabaya,Ulashotel.com: Accor Hotels, manajemen hotel besar di Indonesia merasa okupansinya menurun 10 persen perbulan akibat harga tiket pesawat melonjak sekaligus pemberlakuan biaya bagasi.

Endrian Hananto, Director of Operations Midscale & Economy Hotels Kalimantan, Sumatera and East Java menyampaikan, adanya kenaikan tiket pesawat dan beban biaya bagasi cukup berpengaruh bagi pencapaian okupansi hotel yang dikelolanya, dan berharap pemerintah memperhatikan hal ini.

“Kami berharap kepada pemerintah agar ada langkah dan solusi, agar biaya yang diberlakukan maskapai penerbangan mudah diangkau masyarakat,” ujar Endrian kepada Ulashotel.com di acara FFG (Fun Friendship Gathering) di Novotel Samator Surabaya, Kamis malam (28/02/2019).

Ia menambahkan, sebelum kebijakan itu berkaku, rata-rata okupansi hotel yang dikelola Accor Hotels mencapai 60 persen.

“Memang di tahun politik ini salah satu kendala terberatnya ada pada kenaikan harga tiket dan beban biaya bagasi. Walaupun ada siklus tahunan tetap berlaku penurunan okupansi (low season) di bulan Januari hingga Maret, tapi itu harus kita kejar,” tegas Endrian.

Pasca momen pilpres, lanjutnya, pihaknya optimis mampu mengejar target yang tertinggal kendati melewati penurunan okupansi tersebut.

“Di bulan Mei hingga Juni tahun ini, harus kita kejar ketinggalan itu. Sebab di bulan itu aktifitas di momen pilpres sudah rampung. Target harus kita kejar selain mengandalkan aktifitas sales dan kontribusi dari OTA (Online Travel Agent),” imbuhnya.

Pihaknya juga berharap pertumbuhan okupansi naik ketika minggu ke dua hingga ke empat dimana mulai banyak konsumen menginap di hotel.

“Bulan Ramadhan di minggu ke dua sampai mingfu ke empat pasti ramai, dan ini di setiap tahunnya terjadi. Sedangkan kontribusi dari OTA, itu mencapai 20 hingga 40 persen. Sedangkan Travel agent konvensional kontribusi 5-10 persen pertahunnya,” pungkas Endrian.@Don

Leave A Reply

Your email address will not be published.