Novotel Samator Surabaya Berbagi Cerita dan Edukasi Kanker Dalam Balutan Keindahan Kain Batik

0 50

Surabaya, Ulashotel.com : Semenjak dinobatkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, penggemar batik makin meningkat dan penggunaan kain batik menjadi bagian gaya hidup masyarakat. Namun tidak banyak orang yang mengetahui dan paham mengapa batik bisa dijadikan warisan budaya dunia dan sejauh apa Batik bisa menjadi identitas bagi masyarakat Indonesia yang dapat terus dikenal seluruh dunia.

Selain perayaan batik, bulan Oktober ini juga diperingati sebagai bulan peringatan kanker payudara atau Breast Cancer Awareness Month, Novotel Samator Surabaya Timur mengadakan kegiatan sharing session dengan tema Beauty in Strength, Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit kanker payudara pada kaum perempuan dan sebagai pengingat akan batik yang harus tetap dijaga untuk warisan masa depan.

kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019 ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti Embran Nawawi, Fashion Designer, dr. Santi Septika, Sp.Rad dokter spesialis kanker dari Rumah Sakit Siloam Surabaya, Roza perwakilan dari penyintas kanker payudara dan dr. Irmadita Citrashanty, SpKK, dari Surabaya Skin Centre.

dr. Santi mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini ingin mengajak peserta untuk mengetahui tentang potensi kanker payudara yang dominan di derita oleh perempuan. kita sebagai perempuan harus pro-aktif untuk meraba area payudara, untuk deteksi dini, dan jika menemukan hal janggal langsung periksa ke dokter, jangan tunda, kata dr. Santi pada rekan-rekan media

Sedangkan untuk mengetahui tentang edukasi batik, Embran Nawawi menyiapkan busana batik masa kini yang diperagakan oleh tiga perempuan yang diwakili oleh penyintas kanker payudara, model professional dan karyawan hotel.

Dengan dominasi warna biru, ia memberikan penekanan bahwa warna dan motif ini adalah hasil emosional dari keadaan laut saat ini yang makin memprihatinkan. “ kaum milenial saat ini tahu jika batik hanya berwarna cokelat, dan ini membuktikan bahwa batik juga bisa mengikuti generasi milenial dan bisa digunakan sebagai warisan budaya masa depan “, kata Embran Nawawi.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini salah satu penyintas kanker payudara, Roza juga memberikan kisah hidup dan memberikan semangat kepada para penderita. Apapun risikonya harus dihadapi dan tetap positif untuk kesembuhan. @med

Leave A Reply

Your email address will not be published.